Template: Sticky

07/01/2012 0 comments Administrator

This is a sticky post.

There are a few things to verify:

  • The sticky post should be distinctly recognizable in some way in comparison to normal posts. You can style the .sticky class if you are using the post_class() function to generate your post classes, which is a best practice.
  • They should show at the very top of the blog index page, even though they could be several posts back chronologically.
  • They should still show up again in their chronologically correct postion in time, but without the sticky indicator.
  • If you have a plugin or widget that lists popular posts or comments, make sure that this sticky post is not always at the top of those lists unless it really is popular.

Tutorial Instalasi Tema dari GMC

24/08/2020 0 comments Administrator

Berikut ini adalah petunjuk pengelolaan untuk pengguna tema WP MadPro . Silahkan ikuti langkah demi langkah yang dijelaskan disini. Untuk memudahkan pengelolaan, atur bahasa website menjadi bahasa Indonesia

  • Silahkan terlebih dahulu Login ke Dasbor website wordpress Anda ( http://urlwebsite.com/wp-admin )
  • Upload file archive tema akademi berformat zip ke
    Dasbor > Tampilan > Tema > Tambahkan Tema > Unggah Tema
  • Aktifkan tema Mading untuk memunculkan berbagai fitur bawaan tema
  • Untuk membuat halaman Beranda sesuai dengan demo, buat sebuah Laman dengan nama Beranda
    Dasbor > Laman > Tambah Baru

    Judul : Beranda
    Templat : Tema Homepage (disisi kanan terdapat kotak Atribut Laman)
    Jika sudah dibuat judul dan dipilih template, Terbitkan halaman
  • Selanjutnya buka menu Pengaturan (lihat sisi kiri bawah Dasbor) dan pilih menu Membaca.
  • Pada bagian Laman depan menampilkan
    Pilihan pada : Halaman statis (pilih di bawah)
    Halaman depan : Pilih laman Beranda yang tadi telah dibuat Pengaturan ini untuk menampilkan Laman Beranda menjadi halaman utama website

Jika sudah sampe pada tahap ini, seharusnya halaman Beranda sudah menampilkan konten seperti demo tema Mading . Selanjutnya adalah mengisi konten. Ada cukup banyak fitur Pos khusus pada tema Mading ini yang merupakan bawaan tema.

  • Slideshow (pos untuk menampilkan gambar slide besar di Beranda)
  • Editorial (pos khusus untuk Kepala Sekolah)
  • Blog Guru (pos khusus untuk Guru yang ingin menulis artikel)
  • Pengumuman (pos untuk menulis pengumuman)
  • Sekilas Info (pos untuk menulis info sekilas, info pendek)
  • Quotes / Kutipan (pos untuk menuliskan kata-kata kutipan)
  • Agenda (pos untuk membuat agenda)
  • Data GTK (pos untuk menampilkan daftar GTK)
  • Data Siswa (pos untuk menambahkan data siswa)
  • Kelas & Alumni (pos untuk menampilkan daftar siswa berdasar kelas atau daftar alumni berdasar tahun kelulusan)
  • Galeri (pos untuk menampilkan galeri photo)
  • Video (pos untuk menampilkan video Youtube)
  • Fasilitas Sekolah (pos untuk menampilkan fasilitas sekolah)
  • Prestasi (pos untuk menampilkan daftar prestasi)
  • Ekstra Kulikuler (pos untuk menampilkan ekstra kulikuler)
  • Download (pos untuk menampilkan file Download)

Fitur tersebut sesuai dengan namanya digunakan untuk menampilkan konten serupa Pos, yang membedakan adalah beberapa diantaranya ada kolom-kolom tambahan yang perlu diisi.

SLIDESHOW

Pos ini digunakan untuk menampilkan gambar besar / slider di Beranda).

  • Judul Tulisan
  • Gambar fitur (siapkan gambar berukuran 1100×400 pixel)

EDITORIAL

Pos ini digunakan untuk membuat artikel khusus untuk kepala sekolah. Pada halaman Beranda muncul di bawah slider berupa photo, judul tulisan dan potongan text tulisan

  • Judul Tulisan
  • Isi Tulisan
  • Gambar photo (ukuran 300×400 pixel)

BLOG GURU

Pos ini digunakan untuk guru yang ingin menulis artikel untuk website, di tema Mading disiapkan pos khusus bernama Blog Guru

  • Judul Tulisan
  • Isi Tulisan
  • Gambar fitur (dianjurkan lebih besar dari 600×450 pixel)

PENGUMUMAN

Untuk memudahkan menampilkan Pengumuman, tema MadPro juga memunculkan fitur Pengumuman. Serupa dengan Pos biasa hanya dikhususkan untuk menampilkan konten Pengumuman

  • Judul Pengumuman
  • Isi Pengumuman
  • Gambar fitur (boleh disini atau juga dikosongkan, dianjurkan lebih besar dari 600×450 pixel)

SEKILAS INFO

Sesuai dengan namanya, fitur ini digunakan untuk menampilkan berita-berita pendek atau info sekilas yang sering kali diperbarui. Pada halaman website Sekilas Info ditampilkan dalam text berjalan di bagian atas website (header) dengan format waktu yang berbeda berdasar jeda waktu misal 5 menit yang lalu, 2 jam yang lalu, 3 hari yang lalu dan seterusnya. Tidak menyebutkan waktu dalam format tanggal.

  • Isi Info (maksimal 200 karakter)

QUOTES / KUTIPAN

Pos untuk menampilkan text quotes atau kutipan kata-kata dari tokoh terkenal, atau bisa juga untuk memuat kata-kata mutiara yang anonim atau buatan Anda sendiri.

  • Isi Quotes / Kutipan
  • Nama tokoh yang mempopulerkan

AGENDA

Berbagai kegiatan atau acara yang akan dilaksanakan oleh desa mapun oleh warga dapat diinfokan melalui fitur Agenda. Agenda ditampilkan dengan tanggal kadaluarsa, dimana perlu menambahkan waktu acara akan dilaksanakan. Jika sudah sampai pada tanggal acara dilaksanakan maka Agenda tersebut akan kadaluarsa dan hilang secara otomatis dari daftar Agenda

  • Judul Agenda
  • Isi Agenda
  • Data Agenda, isi data Lokasi (alamat)

DATA GTK

Pos ini digunakan untuk menambahkan daftar GTK (guru, staf, dll). Sekolah umumnya menampilkan profil tenaga GTK yang dimiliki

  • Nama GTK
  • Data GTK : NIK, NIP, NUPTK, Jenis Kelamin, T.T.L, Agama, Pendidikan, Jurusan
  • Data Tambahan : Alamat, Telepon, Email, Facebook
  • Gambar photo (upload photo berukuran 300×400 pixel)

DATA SISWA

Pos ini digunakan untuk menambahkan daftar Siswa . Sekolah juga menampilkan daftar Siswa dengan data standar. Dikelompokkan dalam kelas dan jurusan sesuai dengan jenjang sekolah

  • Nama Siswa
  • Data Siswa : NISN, Jenis Kelamin, T.T.L, Agama
  • Data Tambahan : Alamat, Telepon, Waktu Masuk
  • Kelas / Alumni, tambahkan data kelas atau alumni. Ini penting untuk ditambahkan (dicentang) karena terhubung ke fitur Pos Kelas & Alumni (dibahas dibawah ini)
    Tambahkan misal ketik : Kelas 10 atau Alumni 2016
  • Gambar photo (upload photo berukuran 300×400 pixel)

KELAS & ALUMNI

Pos ini terhubung dengan Data Siswa yang didalamnya ada pengaturan Kelas / Alumni. Perlu diperhatikan bahwa ini penting untuk ketelitian. Pos ini cukup menulis judul sesuai dengan yang ditulis di Data Siswa.

Misalkan pada Data Siswa ada kelas bernama Kelas 10, maka untuk menampilkan semua siswa yang ada di kelas 10 cukup membuat pos dengan judul sama yaitu Kelas 10, jika pada Data Siswa ada Alumni 2016, maka untuk menampilkan daftar semua siswa alumni tahun 2016 harus membuat pos disini dengan judul sama yaitu Alumni 2016

  • Judul Pos

GALERI

Untuk menampilkan gambar-gambar kegiatan dan dokumentasi, disediakan pos khusus bernama Galeri. Untuk memisahkan galeri satu dan lainnya buat saja sebuah galeri baru. Untuk cara membuat galeri bisa mencari tutorial di Google atau Youtube

  • Judul Galeri
  • Isi Galeri (galeri wordpress)
  • Gambar fitur (difungsikan sebagai sampul galeri)

VIDEO

Fitur ini digunakan untuk menampilkan Video berbagai kegiatan, ataupun video lainnya. Untuk memudahkan penambahan video dan menghemat memori website maka silahkan unggah video ke youtube. Dan untuk menampilkan video cukup mengambil ID video ke dalam pos Video

  • Judul Video
  • Keterangan Video
  • ID video Youtube

FASILITAS SEKOLAH

Fitur pos ini digunakan untuk menampilkan fasilitas yang dimiliki oleh sekolah. Dapat digunakan sebagai media promosi untuk meraih minat calon siswa agak bersekolah di sekolah tersebut.

  • Nama Fasilitas
  • Keterangan fasilitas
  • Gambar fitur (dianjurkan gambar berukuran 600×450 pixel)

PRESTASI

Fitur pos ini digunakan untuk menampilkan daftar prestasi sekolah baik yang diraih olh perorangan maupun oleh team. Dapat digunakan sebagai media promosi untuk meraih minat calon siswa agar bersekolah di sekolah tersebut.

  • Judul Prestasi
  • Keterangan prestasi
  • Nama peraih prestasi
  • Gambar fitur (dianjurkan gambar berukuran 600×450 pixel)

EKSTRA KULIKULER

Fitur pos ini digunakan untuk menambahkan daftar ekstra kulikuler yang dimiliki oleh sekolah. Sebagai daya tarif tambahan calon siswa yang ingin mendaftar ke sekolah tersebut.

  • Nama Ekstra Kulikuler
  • Keterangan
  • Gambar fitur (dianjurkan gambar berukuran 600×450 pixel)

DOWNLOAD

Fitur pos ini digunakan untuk menambahkan daftar ekstra download.

  • Nama / Judul File
  • Keterangan
  • Upload File atau Isi Link pada kolom

Menampilkan Pos di Beranda

Halaman Beranda menampilkan beberapa jenis pos yang kontennya diisi dari fitur pos bawaan tema Mading diatas. Pos yang ditampilkan berurutan sebagai berikut

  • Editorial (dibawah slide sebelah kiri). Menampilkan foto Kepala Sekolah, dan menampilkan judul artikel terbaru dan potongan artikelnya
  • Quotes (dibawah slide sebelah kanan). Menampilkan 5 buah pos Quotes / Kutipan dalam bentuk vertical slide
  • Artikel Terbaru. Menampilkan 5 buah artikel dari Pos standar WordPress
  • Pengumuman. Menampilkan list 5 buah Pengumuman
  • Blog Guru. Menampilkan list 5 buah artikel Guru
  • Galeri. Menampilkan 8 buah cover album
  • Prestasi. Menampilkan list 5 buah pos Prestasi
  • Ekstra Kulikuler. Menampilkan list 5 buah pos Ekstra Kulikuler

Menampilkan Running Text

Running Text muncul disemua halaman, dan pos yang ditampilkan adalah pos Sekilas Info dengan tampilan seperti pada media sosial seperti Facebook dan Twitter yaitu menggunakan time-left. Misal post 5 menit yang lalu, 2 jam yang lalu.

Pengaturan Tema

Fitur Pengaturan tema Mading terdiri dari 3 tab, dan untuk memudahkan pengguna maka disisipkan keterangan contoh di samping kolom isian supaya memudahkan pemahaman

  • Info Sekolah, untuk menambahkan informasi sekolah lengkap
  • Replace Text, untuk mengganti tetx standar bawaan tema
  • Ganti Logo, untuk mengganti logo dan memilih warna tema

Sidebar Dan Widget

Tema Mading mempunyai 4 buah Sidebar yang dapat digunakan untuk menampilkan widget bawaan WordPress maupun widget tambahan bawaan tema Mading .

  • Sidebar (pada tampilan desktop tampil di sisi kanan)
  • Footbar Kiri (sidebar di footer sebelah kiri)
  • Footbar Tengah (sidebar di footer bagian tengah)
  • Footbar Kanan (sidebar di footer bagian kanan)

Fitur tambahan lain untuk tema Mading adalah penambahan Widget untuk memanggil konten dari fitur bawaan tema. Widget tambahan dapat di cek di halaman widget ( Dasbor > Tampilan > Widget ) dan ditandai dengan awalai AKA. Daftar Widget adalah sebagai berikut:

  • Agenda Terbaru, untuk menampilkan daftar agenda terbaru
  • Berita Terbaru, untuk menampilkan daftar Pos wordpress disertai thumbnail
  • Blog Guru, untuk menampilkan tulisan Guru disertai thumbnail
  • Daftar Prestasi, menampilkan daftar prestasi sekolah
  • Data Sekolah, menampilkan data informasi sekolah
  • Maps Sekolah, menampilkan Peta Google Maps lokasi sekolah
  • Pengumuman Terbaru, menampilkan daftar pengumuman terbaru
  • Video Terbaru, menampilkan 1 buah video terbaru

Tutorial WooCommerce Lengkap untuk Membuat Toko Online

24/08/2020 0 comments Administrator

Punya produk yang ingin dijual secara online? Ingin mulai membuat toko online, tapi tidak tahu harus mulai dari mana? Tenang saja karena Anda akan mendapatkan panduan terlengkap cara membuat toko online di tutorial WooCommerce ini.

 

 

Apa Itu WooCommerce?

WooCommerce adalah plugin toko online gratis dari WordPress. Dengan plugin ini, Anda bisa membuat toko online tanpa kemampuan coding sama sekali.

WooCommerce merupakan plugin WordPress untuk membangun toko online.

WooCommerce memungkinkan Anda untuk mengatur toko online Anda dengan mudah, mulai dari menata display produk sampai mengelola pembayaran.

Bisa dikatakan bahwa WooCommerce adalah salah satu plugin ecommerce terbaik. Penggunaannya pada platform WordPress membuat impian memiliki toko online sendiri kian mudah diwujudkan.

Lalu, apa kelebihan dari WooCommerce dan kenapa harus menggunakannya? Baca lebih lanjut penjelasan tutorial WooCommerce berikut.

Mengapa Harus Menggunakan WooCommerce?

Berikut alasan-alasan mengapa WooCommerce adalah plugin terbaik untuk toko online Anda:

1. Telah Dipercaya Jutaan Pengguna

WooCommerce telah dipercaya untuk menjadi platform toko online oleh lebih dari 59 juta pengguna di seluruh dunia. Artinya WooCommerce telah menjadi platform toko online untuk 28 persen toko online secara global. Kualitasnya pun tidak diragukan. Sebab sebanyak 21 persen toko online yang menggunakan WooCommerce berhasil masuk ke Top 1 Million Sites.

2. Cocok dengan WordPress

WooCommerce adalah plugin yang dikembangkan oleh WordPress langsung. Jadi Anda bisa dengan mudah memasang WooCommerce di website WordPress Anda cukup dengan menginstall plugin WooCommerce seperti memasang plugin lainnya.

3. Keamanan Terjamin

Semua toko online harus meyakinkan para pelanggannya bahwa toko online-nya adalah tempat yang aman untuk melakukan transaksi pembelian. Jika menggunakan WooCommerce, Anda tidak perlu khawatir soal keamanan. Sebab WooCommerce melindungi semua data transaksi yang terjadi di toko online Anda agar tidak jatuh ke tangan pihak ketiga. Jadi pelanggan Anda bisa berbelanja dengan aman.

4. Gratis

Salah satu kelebihan utama dari WooCommerce dibanding platform toko online lain adalah gratis. Pada dasarnya WooCommerce menyediakan layanannya secara gratis untuk siapa saja. Akan tetapi, WooCommerce juga menyediakan beberapa fitur yang harus Anda beli jika ingin menggunakannya.

5. Mudah Digunakan Siapa Saja

WooCommerce membuktikan bahwa membuat toko online itu sulit hanya mitos belaka. Dengan WooCommerce, Anda dapat dengan mudah membangun toko online, dari membuat display produk, mengatur kategori produk, menambahkan promosi dan diskon, sampai membuat pilihan pembayaran tanpa perlu mengetahui coding sama sekali.

6. Menyediakan Banyak Pilihan Tema

Tampilan tentu menjadi hal penting bagi semua toko online, bukan? Setiap jenis toko online memiliki konsep masing-masing. Konsep toko online pakaian laki-laki tentu berbeda dengan konsep toko online pakaian perempuan. Begitu juga dengan konsep toko online buku pasti berbeda dengan konsep toko online barang elektronik. Tidak perlu khawatir karena WooCommerce menyediakan berbagai macam pilihan tema, baik gratis maupun berbayar.

Tutorial WooCommerce Terlengkap

Sebelum memulai tutorial WooCommerce, pastikan bahwa Anda sudah memiliki WordPress yang sudah terpasang. Jika belum memasang WordPress, Anda bisa memasang WordPress dengan mengikuti panduan di artikel cara install WordPress.

 

 

Sudah punya WordPress? Anda bisa langsung mulai mengikuti tutorial WooCommerce di bawah ini!

1. Cara Install dan Aktivasi WooCommerce

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, WooCommerce adalah plugin yang dapat dipasang dengan mudah melalui WordPress.

Cara install WooCommerce cukup mudah. Silakan login ke dashboard WordPress Anda. Kemudian, pilih menu Plugin -> Add New. Ketikkan “WooCommerce” di kolom pencarian.

Menambahkan plugin WooCommerce di WordPress.

Selanjutnya, pilih plugin WooCommerce, dan klik Install Now. Lalu, Activate.

Menginstal plugin WooCommerce.

2. Cara Setting WooCommerce

Setelah proses instalasi dan aktivasi selesai, Anda akan melihat pemberitahuan dari WooCommerce untuk menjalankan Setup Wizard . Silakan pilih Yes Please.

Tampilan awal setup wizard WooCommerce.

Menggunakan Setup Wizard adalah langkah termudah untuk cara setting WooCommerce. Akan tetapi, jika Anda melewatkan pemberitahuan tersebut, Anda bisa membuka menu WooCommerce > Help > Setup Wizard.

Langkah 2.1. Pengaturan Alamat Toko

Langkah pertama, WooCommerce akan meminta Anda mengisikan informasi detail toko online tersebut.

Pengaturan alamat toko di WooCommerce.

Informasi yang diperlukan adalah

  • Address Line 1. Alamat utama toko online Anda.
  • Address Line 2. Alamat alternatif toko online Anda.
  • Country/Region. Pilih negara Indonesia.
  • City. Pilih kota lokasi toko online Anda.
  • Postcode. Isikan nomor kode pos alamat toko online Anda.

Langkah 2.2. Pengaturan Jenis Industri Bisnis Anda

Langkah selanjutnya dalam tutorial WooCommerce adalah mengatur jenis industri toko online Anda.

Pengaturan jenis industri di tutorial WooCommerce.

Pada bagian ini, Anda bisa memilih beberapa industri yang sesuai dengan produk yang Anda jual. Cukup centang pada pilihan berikut:

  • Fashion, Apparel, and Accessories
  • Health and Beauty
  • Art, music, and photography
  • Electronics, and computers
  • Food, and drink
  • Home, furniture, and garden
  • Other

Sebagai contoh, jika Anda menjual minuman kesehatan, Anda bisa mencentang Food dan Drink dan Healthy and Beauty.

Langkah 2.3. Pengaturan Tipe Produk yang Dijual

Pada bagian ini, Anda diminta menentukan jenis produk apa yang Anda jual di toko online tersebut.

Pengaturan tipe produk dalam cara setting WooCommerce.

Terdapat banyak pilihan tipe produk yang bisa Anda pilih. Dua tipe produk bisa Anda gunakan secara gratis, yaitu Physical products (produk yang membutuhkan pengiriman) dan Downloads (produk digital yang bisa langsung di download).

Langkah 2.4. Pengaturan Detail Bisnis

Pada langkah ini, Anda bisa mengisikan dua informasi terkait bisnis yang Anda jalankan.

Pengaturan detail bisnis dalam tutorial WooCommerce.

Pertama, berapa banyak produk yang akan Anda pajang di toko online Anda. Kedua, apakah Anda menjual produk tersebut di tempat lain atau hanya di toko online tersebut.

Langkah 2.5. Pemilihan Tema

Langkah terakhir dalam setup wizard WooCommerce adalah memilih tema untuk toko online Anda.

Pemilihan tema website toko online.

Terdapat beberapa tema yang bisa Anda gunakan secara gratis. Untuk lebih memastikan tema yang digunakan sesuai bisnis Anda, gunakanlah mode Live Preview.

Nah, setup WooCommerce sudah selesai! Selanjutnya, Anda bisa masuk ke menu dashboard WooCommerce dan melakukan langkah berikutnya yaitu menambahkan produk ke toko online tersebut.

3. Cara Menambahkan Produk

Setelah berhasil membuat toko online, Anda perlu menambahkan produk sebelum siap dikunjungi konsumen.

Caranya, dari halaman dashboard WordPress, silakan pilih menu WooCommerce.

Cara setting WooCommerce untuk menambahkan produk.

3.1. Menambahkan Produk Baru

Untuk menambahkan produk baru, Anda bisa pilih Add your first product. Ada tiga pilihan tersedia: Add manuallyImport dan Migrate.

Pilihan untuk menambahan produk secara manual.

Pilih Add manually sebagai cara termudah untuk menambahkan produk satu per satu. Anda akan secara otomatis diarahkan ke halaman posting untuk mengisi informasi lengkap produk tersebut.

3.2. Mengisi Informasi Produk Baru

Mengisikan informasi produk baru di toko online

Pada halaman posting untuk mengisikan informasi produk, Anda akan diminta memberikan informasi sebagai berikut:

  • Product name. Nama produk Anda.
  • Product description. Penjelasan lengkap produk tersebut.
  • Product types. Jenis produk Anda (simple, grouped, affiliate, variable). Pada umumnya, simple product yang biasa digunakan.
  • Short description. Penjelasan sederhana produk yang akan tampil di halaman produk.
  • Product images/gallery. Gambar produk yang akan digunakan. 
  • Product tags. Label untuk produk.
  • Product categories. Kategori produk.

Pastikan Anda mengisi informasi di atas dengan jelas. Khusus untuk Product types, Anda akan diminta untuk mengisikan informasi yang lebih lengkap sebagai berikut:

  • General. Informasi seputar harga umum dan harga diskon produk.
  • Inventory. Kode barang dan status barang yang dimiliki (tersedia atau habis)
  • Shipping. Jenis pengiriman barang dan penentuan berat dan dimensi barang.
  • Linked product. Memilih produk serupa untuk melakukan up selling (menjual produk dengan kelas harga di atasnya)
  • Attributes. Atribut pada produk barang, misalnya warna.
  • Variations. Variasi pada produk yang dijual, misalnya ukuran yang berbeda (S,M,L,XL).
  • Advanced. Pengaturan tingkat lanjut yang bisa digunakan untuk mengelola urutan order, dan lainnya.
  • Get More Options. Pilihan untuk menambahkan fungsi lain menggunakan ekstensi WooCommerce.

3.3. Melakukan Publish Produk

Setelah menambahkan semua informasi penting produk, Anda bisa merilis produk tersebut dengan menekan tombol Publish. Inilah contoh tampilan produk yang berhasil ditambahkan ke halaman produk toko online Anda.

Contoh produk toko online yang sudah dipublish.

4. Mengelola Produk

Semua produk yang sudah Anda tambahkan akan tercatat di halaman produk WooCommerce. Untuk mengelolanya, Anda bisa masuk ke halaman produk dengan cara pilih menu WooCommerce -> Products.

Cara setting WooCommerce untuk mengelola produk.

Di halaman produk, Anda bisa mengedit, menghapus, dan menduplikat produk. Caranya, arahkan kursor di salah satu produk yang akan diubah. Anda akan melihat beberapa menu: Edit, Quick edit, Trash, View dan Duplicate.

Sebagai contoh, untuk menduplikat produk. Anda cukup klik Duplicate dan akan mendapati sebuah produk dengan deskripsi sama di dalam daftar. Lakukan kustomisasi sesuai kebutuhan.

5. Mengelola Pesanan

Pesanan baru selalu dibuat ketika pelanggan Anda menyelesaikan proses checkout.

Cara mengelola pesanan.

Anda akan mendapatkan notifikasi pada menu order di dashboard WooCommerce  Anda. Dan, bisa melihat informasi order yang baru masuk tersebut.

Contoh notifikasi order yang baru masuk.

Pada saat Anda klik pada pesanan tersebut, Anda akan mendapatkan informasi lebih lengkap sebagai berikut:

Informasi order yang baru masuk

Setiap pesanan memiliki Order ID unik dilengkapi dengan detail informasi seperti email pelanggan, nomor kontak, alamat, dan metode pembayaran.

Anda bisa memproses pesanan tersebut, dan melakukan perubahan status pada setiap prosesnya. Beberapa status tersebut adalah:

  • Processing. Order sudah diterima dan sudah dibayar, tapi masih diproses.
  • Pending payment. Order sudah dilakukan tapi belum dibayar.
  • On Hold. Order sudah dilakukan, konfirmasi pembayaran belum dilakukan konsumen.
  • Completed. Order sudah diproses dan dikirimkan ke konsumen.
  • Cancelled. Order dibatalkan, baik oleh konsumen maupun sistem/
  • Refunded. Order dibatalkan dan pembayaran dikembalikan.
  • Failed. Order gagal. Bisa saja karena pembayaran tidak segera dilakukan.

6. Menambahkan Kupon

Kupon adalah salah satu cara terbaik untuk menarik pelanggan dengan memberikan harga khusus untuk produk yang dijual. WooCommerce memungkinkan pengelolaan kupon dapat dilakukan dengan mudah.

Cara menambahkan kupon, Anda bisa masuk ke menu WooCommerce -> Coupons.

Tutorial WooCommerce untuk menambahkan kupon.

Kemudian, Anda bisa menambahkan kupon dengan memilih menu Create your first coupon. Jangan lupa untuk mengisikan informasi detail tentang kupon yang akan dibagikan. Mulai dari masa berlaku kupon, maksimal penggunaan kupon, hingga produk yang mendapatkan potongan dari kupon tersebut.

Detail informasi kupon yang digunakan.

7. Mengelola Konsumen

WooCommerce menyediakan menu Customers yang memungkinkan Anda mengelola konsumen dengan mudah.

Cara setting WooCommerce untuk mengelola konsumen.

Pada saat konsumen melakukan pembelian produk, data konsumen tersebut akan langsung tercatat di halaman Customers. Anda juga bisa menggunakan strategi bisnis bahwa untuk membeli barang harus melakukan login dulu.

Dengan demikian, Anda akan memiliki data konsumen yang lengkap. Data ini bermanfaat untuk mengetahui kebiasaan konsumen dan bisa digunakan untuk upaya promosi produk yang lebih tepat sasaran.

8. Mengelola Laporan

Berapa banyak penjualan produk yang Anda lakukan? Berapa sisa stok produk Anda? Tak perlu khawatir, WooCommerce menyediakan laporan untuk setiap transaksi di toko online Anda.

Untuk mengaksesnya, Anda bisa masuk ke menu WooCommerce -> Reports.

Mengelola laporan menggunakan WooCommerce.

Terdapat tiga menu laporan utama: PesananKonsumen dan Stok Barang. Di masing-masing menu tersebut, Anda bisa mendapat laporan yang lebih khusus. Misalnya, laporan penjualan berdasarkan tanggal, produk, kategori, dan kupon yang digunakan.

Tidak hanya itu, Anda bahkan dengan mudah mendownload laporan tersebut dalam bentuk CSV untuk dicetak sebagai dokumen bisnis.

9. Konfigurasi Pengaturan di WooCommerce

Meskipun merupakan plugin gratis, WooCommerce memiliki fitur lengkap dengan konfigurasi pengaturan yang mudah. Sebagian besar pengaturan bisa Anda biarkan dalam keadaan default.

Apa saja pengaturan di WooCommerce?

  • General. Pada menu ini, Anda bisa mengubah pengaturan seperti lokasi pengiriman barang, mata uang yang berlaku, hingga penerapan pajak.
  • Products. Menu produk memungkinkan Anda mengubah pengaturan mengenai informasi produk, mulai dari berat produk, dimensi produk, hingga review produk. Anda juga bisa menentukan nama halaman etalase produk toko online Anda.
  • Shipping. Anda bisa mengatur lokasi pengiriman, metode pengiriman, hingga perkiraan biaya pengiriman. Pengaturan di menu ini penting bagi Anda yang menjual produk dengan lingkup luas, baik nasional maupun internasional.
  • Payments. Sesuai namanya, Anda bisa mengatur metode pembayaran untuk penjualan produk Anda. Metode yang disediakan adalah melalui transfer bank, cek, tunai, dan menggunakan PayPal.
  • Accounts & Privacy. Di menu ini, Anda bisa mengubah pengaturan akun, mulai dari ketentuan pembuatan akun, hingga guest checkout. Selain itu, Anda bisa mengatur ketentuan privasi konsumen termasuk penghapusan data sesuai permintaan.
  • Emails. Di pengaturan ini, Anda bisa mengatur email apa saja yang perlu dikirimkan kepada pelanggan, dari email selamat datang, email pesanan baru, email pesanan gagal, hingga email pengingat untuk membayar tagihan.
  • Integration. Ini merupakan menu tambahan untuk pengaturan geolocation.
  • Advanced. Pada menu ini, Anda bisa melakukan pengaturan tingkat lanjut untuk menentukan setup halaman produk dan endpoints untuk checkout belanja produk.

10. Memeriksa Status Toko Online

Ingin memastikan toko online Anda berjalan dengan baik? Anda bisa memeriksa status saat ini. Caranya, silakan masuk ke menu WooCommerce -> Status.

Contoh status toko online di WooCommerce.

Pada halaman status, Anda akan melihat berbagai status sistem, mulai WordPress, server, database hingga keamanannya.

Jika terjadi kendala, Anda cukup klik pada Get system report, dan menggunakan informasi tersebut untuk melakukan pelaporan ke layanan support WooCommerce.

11. Mengganti Tema WooCommerce

Tampilan toko online Anda masih belum sesuai keinginan? Tenang, Anda bisa dengan mudah mengganti tema WooCommerce untuk merubah tampilan toko online tersebut.

Caranya, Anda bisa masuk ke dashboard WordPress, lalu klik Appearance -> Themes -> Add New. Selanjutnya, pilih tema yang Anda inginkan dari daftar yang tersedia di Direktori tema WordPress.

Cara setting WooCommerce untuk mengganti tema.

Kemudian, cukup klik Install dan Activate.

12. Memasang PluginWooCommerce

Tidak hanya tema, WooCommerce juga menyediakan plugin untuk menambah fitur toko online Anda. Baik yang gratis maupun berbayar.

Fitur-fitur tambahan tersebut memudahkan pelanggan berbelanja di toko online Anda. Memasang plugin WooCommerce pun sangat mudah. Caranya, dari dashboard WordPress, pilih Plugin -> Add New.

Seperti halnya tema, setelah menemukan plugin yang diinginkan, klik Install dan Activate.

Berikut adalah beberapa ekstensi berguna yang perlu Anda pasang:

a. WooCommerce Currency Switcher

Plugin WooCommerce Currency Switcher

Ekstensi ini wajib Anda pasang jika toko online Anda menjual produk ke berbagai negara. WooCommerce Currency Switcher memudahkan pelanggan untuk mengganti mata uang yang akan digunakan untuk membayar produk Anda.

b. PayPal

Plugin WordPress Paypal.

Tambahkan ekstensi PayPal untuk memudahkan pelanggan membayar tagihan toko online Anda dengan solusi pembayaran online PayPal.

c. WooCommerce Multilingual

Plugin WooCommerce Multilingual.

Apabila Anda melayani pelanggan dari berbagai negara, ekstensi WooCommerce multilingual perlu Anda tambahkan untuk memudahkan Anda menampilkan toko online dalam berbagai bahasa.

d. WooCommerce Product Filter

Plugin WooCommerce Product Filter.

Seperti namanya, WooCommerce Product Filter memungkinkan Anda untuk memfilter produk berdasarkan kriteria tertentu seperti harga, ukuran, kategori, dan lain-lain.

e. WooCommerce Menu Cart

Plugi WooCommerce Menu Cart.

Dengan WooCommerce Menu Cart, Anda bisa menampilkan keranjang belanja pelanggan di setiap halaman sehingga pelanggan bisa mengetahui barang apa saja yang sudah mereka masukkan ke keranjang belanja.

f. YITH WooCommerce Wishlist

Plugin YITH WooCommerce Wishlist.

Ekstensi YITH WooCommerce Wishlist memungkinkan Anda untuk menambahkan fitur wishlist di toko online. Dengan begitu, pelanggan bisa menyimpan barang-barang yang ingin dibelinya sebelum memasukkannya ke keranjang belanja. Selain itu, pelanggan juga bisa membagikan wishlist-nya ke media sosial.

g. Pushover

Plugin WooCommerce Pushover.

Pushover adalah ekstensi yang membantu Anda untuk memberikan update terbaru mengenai toko online Anda, baik itu pesanan baru, inventaris barang, penjualan, dan lain-lain.

h. FraudLabs Pro for WooCommerce

Keamanan adalah isu utama untuk semua toko online. Dengan FraudLabs Pro, Anda bisa menambahkan fitur keamanan untuk menghindari penipuan di toko online Anda. Plugin ini melindungi Anda dari pesanan palsu dengan mengidentifikasi elemen-elemen seperti lokasi, proxy, email, kartu kredit, dan lain-lain.

 

Kesimpulan

Membuat toko online tidak sesulit yang Anda bayangkan. Dengan adanya platform seperti WordPress dan WooCommerce, siapa pun bisa membuat toko online profesional dengan mudah, tanpa perlu pengetahuan coding sama sekali.

 

Dengan mengikuti tutorial WooCommerce di atas, dijamin Anda sudah bisa memulai toko online Anda. Jadi sudah siap membuat toko online?

Cara Install WordPress Lengkap: dari Localhost hingga Subdomain

24/08/2020 0 comments Administrator

Sedang mencari cara install WordPress di Localhost XAMPP? Anda sudah menemukan artikel yang tepat. Tidak hanya di Localhost XAMPP, artikel ini juga akan membahas cara install WordPress dengan berbagai metode lainnya, dari install WordPress di cPanel hingga install WordPress di subdomain.

 

  • Cara Install WordPress di Localhost XAMPP
  • Install WordPress di cPanel
  • Cara Install WordPress dengan FTP
  • Install WordPress Menggunakan Wampserver
  • Cara Install WordPress dengan Auto Installer Softaculous
  • Install WordPress di VPS
  • Install WordPress di Subdomain

Cara Install WordPress di Localhost XAMPP

XAMPP berguna untuk menjalankan script PHP pada localhost atau komputer tanpa harus ada koneksi internet. Dengan install WordPress di XAMPP, Anda bisa melakukan pengetesan sebuah website secara offline, tanpa perlu khawatir script dirusak oleh orang lain.

Beberapa langkah install WordPress di Localhost menggunakan XAMPP yaitu:

  1. Buat Database MySQL;

  2. Mengunduh WordPress;

  3. Melakukan Instalasi WordPress.

Agar lebih jelas, berikut ini pembahasan dari langkah install WordPress di Localhost menggunakan XAMPP.

1. Langkah 1: Buat Database

Sebelum melakukan instalasi WordPress, Anda perlu membuat database MySQL terlebih dahulu. Untuk memulainya silakan akses link berikut http://localhost/phpmyadmin.

 

Silakan klik pada tab Databases, kemudian masukan nama database pada bagian kolom Create database. Pada tutorial ini kami membuat database dengan nama WP. Setelah itu silakan tekan tombol Create.

install wordpress

2. Langkah 2: Unduh dan Kelola Detail Database WordPress

Unduh file instalasi WordPess terlebih dahulu melalui link berikut ini.

Kemudian salin file instalasi WordPress ke dalam folder htdocs, C:\xampp\htdocs.

Supaya dapat install WordPress di Localhost XAMPP, Anda perlu melakukan ekstraksi file menggunakan WinRAR.

 

extract wordpress

Kemudian rename folder WordPress sesuai keinginan. Pada tutorial ini kami mengubahnya menjadi WP.

Silakan buka folder WP, kemudian pilih file wp-config-sample.php dan ganti namanya menjadi wp-config.php.

cara install wordpress

Buka file tersebut, kemudian scroll sampai menemukan code detail database seperti di bawah ini.

detail database

Silakan ubah beberapa baris kode tersebut sesuai dengan detail database yang sebelumnya dibuat.

setingan database
  • Ganti “database_name_here” dengan nama dari database Anda, pada contoh ini adalah WP
  • Ganti “username_here” dengan “root” dan untuk “password_here” silakan untuk dikosongkan.
  • Silakan save file tersebut.

3. Langkah 3: Lakukan Instalasi WordPress

Pada langkah ini Anda sudah dapat melakukan instalasi WordPress. Silakan buka browser Anda kemudian ketikkan URL berikut http://localhost/wp/.

Akan terlihat tampilan seperti gambar di bawah ini. Silakan pilih bahasa yang Anda inginkan. Setelah selesai memilih bahasa, tekan tombol Continue.

Cara Install WordPress

Pada langkah selanjutnya, silakan masukkan detail berikut ini.

cara install wordpress
  • Database Name: diisi dengan nama database, pada tutorial ini diisi dengan WP.
  • Username: diisi dengan root.
  • Password: dikosongkan.
  • Kemudian klik tombol Submit.

Silakan klik tombol Run the install, seperti yang terlihat pada gambar di bawah ini.

cara install wordpress

Silakan masukkan detail mengenai web WordPress Anda, kemudian klik tombol Submit.

cara install wordpress
  • Site Title: Judul utama dari website Anda
  • Username: username yang akan digunakan untuk login ke dashboard WordPress
  • Password: password yang akan digunakan untuk login ke dashboard WordPress
  • Email: alamat email aktif Anda.

Jika proses instalasi sudah berhasil, Anda akan melihat tampilan seperti gambar di bawah ini. Anda dapat login ke dashboard WordPress dengan cara klik tombol Login dan masukkan username dan password yang dibuat sebelumnya.

cara install wordpress

Pada langkah ini, proses instalasi telah selesai.

WordPress Lebih Optimal dengan LiteSpeed & WP Accelerator

Cara Install WordPress di cPanel

Memasang WordPress di cPanel dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu cara manual dan menggunakan auto installer Softaculous. Di poin ini akan kami bahas cara install WordPress manual terlebih dahulu.

Ikuti empat langkah mudah di bawah ini:

1. Langkah 1: Unduh File Instalasi WordPress

Pertama, unduh file instalasi WordPress di situs resminya. Simpan file ZIP tersebut, tanpa perlu diekstrak terlebih dahulu. File ZIP ini akan digunakan pada langkah selanjutnya.

2. Langkah 2: Unggah File Menggunakan File Manager

Langkah kedua adalah mengunggah file ZIP WordPress yang telah diunduh sebelumnya menggunakan File Manager cPanel.

-Akses File Manager di cPanel Anda

-Buka direktori public_html di kolom sebelah kiri, lalu klik tombol upload di bar menu

cara install wordpress file manager

-Pilih file ZIP WordPress yang sudah diunduh sebelumnya

cara install wordpress html

-Tunggu sampai bar upload file berwarna hijau, lalu klik Go Back to di bawahnya

-Pilih file ZIP WordPress, lalu klik kanan dan pilih “Extract”

cara install wordpress extract

-Setelah diekstrak, file ZIP tadi akan berada di folder wordpress. Agar dapat mengakses blog melalui http://domainanda.com/wordpress, Anda perlu memindahkan semua file di folder wordpress ke direktori public_html.

cara install wordpress move

Pilih semua file di folder wordpress, lalu klik kanan dan pilih move. Setelah itu Anda akan disediakan tujuan public_html/wordpress. Hapus kata wordpress dan Anda akan mendapatkan tujuan ke direktori public_html, lalu klik move.

-Setelah memindahkan semua file wordpress ke direktori public_html, Anda bisa menghapus folder wordpress dan file ZIP-nya.

3. Langkah 3: Buat Database MySQL

Membuat database di MySQL dapat dilakukan dengan menggunakan MySQL Databases atau MySQL Databases Wizard. Di cara install WordPress menggunakan FTP, kami sudah menggunakan MySQL Databases.

Kali ini kami akan menggunakan MySQL Databases Wizard. Tidak terlalu jauh berbeda dengan MySQL Databases, Anda perlu mengisi informasi-informasi seperti nama database, username, dan password. Kemudian klik Create User

Setelah mengisi semua informasi di atas, Anda perlu memberikan hak akses ke user Anda dengan memilih ALL PRIVILEGES, lalu klik Next Step.

Tahap membuat database di MySQL sudah selesai

4. Langkah 4: Jalankan Instalasi WordPress

Nah, setelah mengunggah semua file instalasi WordPress dan membuat database MySQL, kini saatnya Anda membuka domain Anda di browser untuk melanjutkan proses instalasi.

Pertama, pilih bahasa yang akan Anda gunakan di WordPress

Kedua, klik Let’s Go untuk mulai mengisi informasi database MySQL yang sudah Anda buat sebelumnya.

Ketiga, di bagian ini Anda diminta mengisi informasi database MYSQL yang sudah dibuat sebelumnya, dari nama database, username, password, database host, hingga table prefix.

Keempat, jika tidak ada error dalam pengisian informasi database WordPress akan melanjutkan proses instalasi. Klik Run to Install

Kelima, di bagian ini Anda akan diminta untuk mengisi informasi website dan administrator:

Site Title: Judul Website Anda

Username: Username administrator

Password: Password administrator

Your Email: Alamat email administrator

Search Engine Visibility: WordPress akan mencegah mesin pencari untuk membaca website Anda jika bagian ini dicentang.

5. Langkah 5: Instalasi Selesai

Jika tidak ada error, Anda sudah bisa langsung login ke admin WordPress Anda.

 

Cara Install WordPress Menggunakan FTP

Cara install WordPress manual yang pertama adalah menggunakan FTP. FTP adalah kependekan dari File Transfer Protocol yang memungkinkan Anda mengunggah file dari komputer ke paket hosting Anda.

Di tutorial kali ini, kami akan menggunakan software FTP Filezilla. Sebenarnya terdapat berbagai software FTP lain, tetapi Filezilla termasuk salah satu software yang mudah digunakan. Berikut langkah-langkah memasang WordPress secara manual menggunakan Filezilla:

1. Langkah 1: Unduh File Instalasi WordPress

Langkah pertama yang harus Anda lakukan tentu adalah mengunduh file instalasi WordPress di situs resminya. Ingat, selalu unduh di situs resmi agar terhindar dari malware.

File yang Anda unduh dari situs resmi WordPress adalah file berbentuk ZIP. Yang perlu Anda lakukan setelah mengunduhnya adalah mengompres file ZIP tersebut menggunakan aplikasi WinRAR.

2. Langkah 2: Unggah File Menggunakan Filezilla

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa kami menggunakan Filezilla untuk mengunggah file instalasi WordPress. Anda perlu membuat koneksi antara file manager di komputer dan di hosting terlebih dahulu. Jika belum mengetahui caranya, Anda bisa membaca tutorial ini.

Ketika Anda sudah menghubungkan file manager di komputer dengan wordpress hosting, Anda bisa mengunggah file instalasi WordPress melalui kolom sebelah kiri di Filezilla. Anda hanya perlu mengunggah semua file di folder WordPress dengan klik kanan dan pilih “Upload”.

cara install wordpress upload filezilla

3. Langkah 3: Buat Database MySQL

Setelah berhasil mengunggah semua file WordPress ke direktori hosting, yang perlu Anda lakukan adalah membuat database di MySQL.

Cara membuat database di MySQL cukup mudah. Pertama, buka MySQL Databases di control panel Niagahoster. Anda bisa langsung mengkliknya di menu control panel atau mencarinya melalui kolom pencarian control panel dengan kata kunci MySQL Databases.

cara install wordpress databases

Setelah itu membuka MySQL Databases, Anda perlu memasukkan informasi berikut: nama database MySQL, username MySQL, dan password.

4. Langkah 4: Jalankan Instalasi WordPress

Nah, setelah mengunggah semua file instalasi WordPress dan membuat database MySQL, kini saatnya Anda membuka domain Anda di browser untuk melanjutkan proses instalasi.

Pertama, pilih bahasa yang akan Anda gunakan di WordPress

cara install wordpress pilih bahasa

Kedua, klik Let’s Go untuk mulai mengisi informasi database MySQL yang sudah Anda buat sebelumnya.

cara install wordpress let'sgo

Ketiga, di bagian ini Anda diminta mengisi informasi database MYSQL yang sudah dibuat sebelumnya, dari nama database, username, password, database host, hingga table prefix.

Keempat, jika tidak ada error dalam pengisian informasi database WordPress akan melanjutkan proses instalasi. Klik Run to Install

cara install wordpress run

Kelima, di bagian ini Anda akan diminta untuk mengisi informasi website dan administrator:

cara install wordpress instalasi

Site Title: Judul Website Anda

Username: Username administrator

Password: Password administrator

Your Email: Alamat email administrator

Search Engine Visibility: WordPress akan mencegah mesin pencari untuk membaca website Anda jika bagian ini dicentang.

5. Langkah 5: Instalasi Selesai

Jika tidak ada error, Anda sudah bisa langsung login ke admin WordPress Anda.

 

Cara Install WordPress Manual dengan Wampserver

Selain install WordPress di Localhost XAMPP, ada cara lain untuk memasang WordPress secara offline, yaitu dengan menggunakan Wampserver. Berikut adalah cara install WordPress manual menggunakan Wampserver:

1. Langkah 1: Unduh dan Install Wampserver pada Komputer

Silakan unduh Wampserver melalui website Wampserver. Dengan Wampserver, Anda dapat menjalankan PHP, MySQL, dan Apache2 pada sistem operasi Windows. Sebelum mulai mengunduh, pastikan Anda memilih versi yang sesuai dengan Windows Anda, yaitu 32 bit atau 64 bit.

Setelah proses unduhan selesai, silakan lakukan instalasi. Ikuti petunjuk yang tersedia, kemudian pastikan Anda memperhatikan semua informasi yang ada. Silakan mulai cara install WordPress offline pada direktori C:\wamp64\. Wampserver juga akan menanyakan browser yang mana yang akan Anda gunakan. Jika Anda tidak ingin menginstalnya pada browser default (Internet Explorer), Anda dapat memilih browser yang Anda inginkan seperti Google Chrome.

Instalasi Wampserver cukup mudah. Setelah proses instalasi selesai, silakan buka Wampserver.

[ecko_alert color=”gray”]PENTING – Jika Anda menggunakan Skype, pastikan Anda menutupnya terlebih dahulu. Aplikasi ini tidak kompatibel dengan Wampserver.[/ecko_alert]

2. Langkah 2: Buat Database WordPress

Sebelum memulai instalasi, Anda perlu membuat database website WordPress terlebih dahulu. Untuk melakukannya, silakan buka Wampserver dari taskbar dan pilih phpMyAdmin.

cara install wordpress offline

Browser akan terbuka dan menampilkan halaman untuk URL /localhost/phpmyadmin/. Di sini Anda akan melihat layar login dari phpMyAdmin. Jika terdapat pesan kesalahan, pastikan Anda menonaktifkan Skype dan restart browser terlebih dahulu. Wampserver menggunakan username root serta password kosong secara default. Masukkan detail seperti yang terlihat pada gambar di bawah ini untuk login ke phpMyAdmin.

login ke phpmyadmin

Selanjutnya, pilih Databases dan masukkan nama database baru ke dalam kolom di bawah Create database dan klik Create. Pada contoh ini kami menggunakan wordpress_123 sebagai nama database.

membuat database di phpmyadmin

Database baru akan dibuat dan Anda dapat melanjutkan ke tahap berikutnya.

3. Langkah 3: Install WordPress di Windows

Silakan buka wordpress.org untuk mendownload versi WordPress terbaru. Setelah diunduh, silakan pindahkan file-nya ke document root dari Wampserver. Secara default, ada di direktori www di dalam direktori wamp64. Direktori tersebut beralamatkan di C:/wamp64/www/. Ekstrak file tersebut ke dalam direktori www.

install wordpress di windows

Setelah file diekstrak, seharusnya website sudah dapat diakses. Silakan buka browser yang sudah Anda tentukan sebelumnya dan akses link localhost/wordpress/. Anda akan melihat layar instalasi WordPress di sini. Pilih bahasa yang ingin Anda gunakan dan lanjutkan ke langkah selanjutnya: formulir untuk mengisi detail database.

setting detail database
  • Database name: Masukkan nama database yang sebelumnya sudah Anda buat. Pada contoh ini adalah wordpress_123.
  • Username: Gunakan username MySQL default dari Wampserver yaitu root.
  • Password: Silakan kosongkan, secara default Wampserver tidak memiliki password.
  • Database host: Isi dengan localhost.
  • Table prefix: Anda tidak perlu mengubahnya atau dapat Anda tentukan sesuai yang diinginkan. Disarankan menggunakan wp_.

Setelah semua detail diisi, silakan klik Submit untuk menuju ke langkah selanjutnya. Akan tampil halaman untuk memasukkan beberapa informasi mengenai situs WordPress. Anda juga dapat mengubahnya di lain waktu, jadi Anda boleh memasukkan informasi secara singkat terlebih dahulu.

setting detial website
  • Site Title: Judul website WordPress Anda.
  • Username: Username untuk admin area website WordPress Anda.
  • Password: Password untuk user admin dari website WordPress Anda.
  • Your Email: Alamat email aktif pengguna dari administrator website WordPress.

Setelah semuanya Anda isi, silakan klik tombol Install WordPress dan proses instalasi akan dimulai. Jika sudah selesai, silakan login ke dashboard admin WordPress dengan mengakses /localhost/wordpress/wp-admin/ kemudian masukkan username serta password administrator yang sebelumnya telah Anda buat. Jika dashboard admin WordPress dapat diakses dengan baik, berarti instalasi WordPress Anda berhasil.

 

Cara Install WordPress dengan Auto Installer Softaculous

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, Anda juga dapat memasang WordPress di cPanel menggunakan auto installer Softaculous. Softaculous memang populer dan mudah digunakan untuk menginstall berbagai aplikasi.

Berikut adalah langkah-langkahnya:

1. Langkah Pertama

Masuk ke home cPanel dan temukan menu Softaculous Apps Installer.

2. Langkah Kedua

cara install wordpress softaculous

Klik ikon WordPress di bawahnya

3. Langkah Ketiga

cara install wordpress login

Anda perlu mengisi data-data seperti di bawah ini:

Choose Protocol

Jika Anda sudah memiliki SSL yang terpasang, disarankan untuk memasang WordPress di protokol HTTPS

Choose Domain

Jika Anda memiliki subdomain atau add-on domain di cPanel Anda, Anda dapat memilihnya di sini.

In Directory

Masukkan direktori instalasi WordPress Anda. Kalau Anda memasang WordPress di domain utama, bagian ini dapat dikosongkan.

Site Name

Tulis nama website WordPress Anda

Site Description

Masukkan juga deskripsi singkat tentang website Anda.

Email Multisite

Fitur ini memungkinkan untuk membuat banyak website WordPress dengan menggunakan instalasi WordPress yang sama. Klik jika Anda ingin menggunakan fitur ini

Admin Username

Isi username administrator website Anda

Admin Password

Isi password untuk akun administrator di atas

Admin Email

Masukkan alamat email aktif Anda di sini. Alamat email yang Anda masukkan di sini berguna untuk menerima notifikasi dan permintaan reset password kepada Anda.

Select Language

Pilih bahasa yang ingin Anda gunakan di WordPress

Anda juga bisa menambahkan plugin apa saja yang ingin Anda tambahkan ke website Anda. Langkah terakhir adalah klik install dan Softaculous langsung mulai memasang WordPress untuk Anda.

 

Cara Install WordPress di VPS

Anda juga dapat memasang WordPress dengan mudah di layanan VPS. Di layanan VPS hosting Niagahoster Anda bisa mengelola VPS menggunakan Webuzo.

Cara install WordPress di VPS menggunakan Webuzo pun cukup mudah. Berikut langkah-langkahnya:

1. Langkah Pertama

cara install wordpress di vps

Login ke panel VPS Webuzo Anda

2. Langkah Kedua

cara install wordpress di vps endurser

Pilih menu Endurser Panel di dasbor Webuzo Anda

3. Langkah Ketiga

cara install wordpress di vps 2

Pada bagian menu kanan atas, klik Go to Control Panel

4. Langkah Keempat

cara install wordpress di vps script

Klik Software > General Scripts, lalu centang script untuk WordPress. Setelah itu, klik Update Setting di atasnya.

5. Langkah Kelima

cara install wordpress di vps 3

Anda akan mendapatkan pemberitahuan The setting were saved successfully seperti di bawah ini.

6. Langkah Keenam

Ketik wordpress di kolom pencarian panel VPS Webuzo Anda.

7. Langkah Ketujuh

Klik Install Now untuk memulai pemasangan WordPress. Anda akan menyadari kalau tampilan installer WordPress di Webuzo mirip dengan auto installer Softaculous di poin sebelumnya. Hal ini karena Webuzo di bawah satu perusahaan yang sama.

cara install wordpress now

8. Langkah Kedelapan

cara install wordpress login

Isikan data di bawah ini

Choose protocol

Jika Anda sudah memiliki SSL yang terpasang, disarankan untuk memasang WordPress di protokol HTTPS

Choose domain

Jika Anda memiliki subdomain atau add-on domain di cPanel Anda, Anda dapat memilihnya di sini.

In Directory

Masukkan direktori instalasi WordPress Anda. Kalau Anda memasang WordPress di domain utama, bagian ini dapat dikosongkan.

Site Name

Tulis nama website WordPress Anda

Site Description

Masukkan juga deskripsi singkat tentang website Anda.

Email Multisite

Fitur ini memungkinkan untuk membuat banyak website WordPress dengan menggunakan instalasi WordPress yang sama. Klik jika Anda ingin menggunakan fitur ini

Admin Username

Isi username administrator website Anda

Admin Password

Isi password untuk akun administrator di atas

Admin Email

Masukkan alamat email aktif Anda di sini. Alamat email yang Anda masukkan di sini berguna untuk menerima notifikasi dan permintaan reset password kepada Anda.

Select Language

Pilih bahasa yang ingin Anda gunakan di WordPress

Kesembilan, pilih tema WordPress Anda

Kesepuluh, klik install dan tahap memasang WordPress di VPS melalui Webuzo sudah selesai

 

Cara Install WordPress di Subdomain

Install WordPress di subdomain cukup mudah. Sebelumnya, pastikan terlebih dahulu Anda sudah membuat subdomain di cPanel. Jika belum, Anda bisa mengikuti panduan membuat subdomain ini.

Berikut langkah-langkahnya memasang WordPress di subdomain:

1. Langkah Pertama: Buka cPanel

Buka cPanel lalu klik menu WordPress di Softaculous Apps Installer

2. Langkah Kedua: Klik Install Now

Klik Install Now lalu pilih subdomain yang akan Anda install WordPress.

3. Langkah Ketiga: Isi Data

Kemudian isi data website seperti biasa, dari nama website, deskripsi website, username, password, bahasa, hingga tema. Setelah itu, klik Install dan instalasi WordPress di subdomain selesai!

Kesimpulan

Demikian artikel mengenai cara install WordPress gratis di berbagai platform. Jika Anda punya permintaan untuk membahas cara memasang WordPress di platform lain atau menggunakan cara lain, tinggalkan komentar di bawah ya 🙂

Jobs, Career Presentation to Coincide with Conferences

06/03/2020 one Administrator

Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start writing!

5 Simple & Easy Steps To Choose Future Career

04/03/2020 0 comments Administrator

Headings

Header one

Header two

Header three

Header four

Header five
Header six

Blockquotes

Single line blockquote:

Stay hungry. Stay foolish.

Multi line blockquote with a cite reference:

People think focus means saying yes to the thing you’ve got to focus on. But that’s not what it means at all. It means saying no to the hundred other good ideas that there are. You have to pick carefully. I’m actually as proud of the things we haven’t done as the things I have done. Innovation is saying no to 1,000 things.

Steve Jobs – Apple Worldwide Developers’ Conference, 1997

Tables

EmployeeSalary
John Doe$1Because that’s all Steve Jobs needed for a salary.
Jane Doe$100KFor all the blogging she does.
Fred Bloggs$100MPictures are worth a thousand words, right? So Jane x 1,000.
Jane Bloggs$100BWith hair like that?! Enough said…

Definition Lists

Definition List Title
Definition list division.
Startup
A startup company or startup is a company or temporary organization designed to search for a repeatable and scalable business model.
#dowork
Coined by Rob Dyrdek and his personal body guard Christopher “Big Black” Boykins, “Do Work” works as a self motivator, to motivating your friends.
Do It Live
I’ll let Bill O’Reilly will explain this one.

Unordered Lists (Nested)

  • List item one
    • List item one
      • List item one
      • List item two
      • List item three
      • List item four
    • List item two
    • List item three
    • List item four
  • List item two
  • List item three
  • List item four

Ordered List (Nested)

  1. List item one
    1. List item one
      1. List item one
      2. List item two
      3. List item three
      4. List item four
    2. List item two
    3. List item three
    4. List item four
  2. List item two
  3. List item three
  4. List item four

HTML Tags

These supported tags come from the WordPress.com code FAQ.

Address Tag

1 Infinite Loop
Cupertino, CA 95014
United States

Anchor Tag (aka. Link)

This is an example of a link.

Abbreviation Tag

The abbreviation srsly stands for “seriously”.

Acronym Tag (deprecated in HTML5)

The acronym ftw stands for “for the win”.

Big Tag (deprecated in HTML5)

These tests are a big deal, but this tag is no longer supported in HTML5.

Cite Tag

“Code is poetry.” —Automattic

Code Tag

You will learn later on in these tests that word-wrap: break-word; will be your best friend.

Delete Tag

This tag will let you strikeout text, but this tag is no longer supported in HTML5 (use the <strike> instead).

Emphasize Tag

The emphasize tag should italicize text.

Insert Tag

This tag should denote inserted text.

Keyboard Tag

This scarcely known tag emulates keyboard text, which is usually styled like the <code> tag.

Preformatted Tag

This tag styles large blocks of code.

.post-title {
	margin: 0 0 5px;
	font-weight: bold;
	font-size: 38px;
	line-height: 1.2;
	and here's a line of some really, really, really, really long text, just to see how the PRE tag handles it and to find out how it overflows;
}

Quote Tag

Developers, developers, developers… –Steve Ballmer

Strike Tag (deprecated in HTML5)

This tag shows strike-through text

Strong Tag

This tag shows bold text.

Subscript Tag

Getting our science styling on with H2O, which should push the “2” down.

Superscript Tag

Still sticking with science and Isaac Newton’s E = MC2, which should lift the 2 up.

Teletype Tag (deprecated in HTML5)

This rarely used tag emulates teletype text, which is usually styled like the <code> tag.

Variable Tag

This allows you to denote variables.